MES Kukuhkan Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian, Targetkan Dukungan Nyata bagi UMKM Syariah

- Senin, 25 Mei 2026 | 05:00 WIB
MES Kukuhkan Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian, Targetkan Dukungan Nyata bagi UMKM Syariah

Struktur kepengurusan baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk periode 2026-2031 atau 1447-1452 Hijriah resmi dikukuhkan pada Minggu (24/5) di Jakarta, menandai babak baru dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. Momentum ini menghadirkan sinergi lintas sektor yang melibatkan tokoh-tokoh strategis dari pemerintah, dunia usaha, dan akademisi.

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, ditetapkan sebagai Ketua Harian MES mendampingi Ketua Umum MES, Rosan P. Roeslani, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Daya Anagata Nusantara (Danantara). Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Presiden RI Periode 2019-2024 sekaligus Ketua Dewan Pembina PP MES, KH. Ma’ruf Amin.

Ferry menegaskan bahwa kepengurusan yang baru tidak akan menjadi sekadar forum diskusi, melainkan instrumen operasional yang memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha. Menurutnya, MES akan berperan aktif membantu pelaku usaha menghadapi hambatan perizinan dan menyediakan pendampingan bagi UMKM serta koperasi agar mampu mengembangkan bisnis berbasis syariah.

“MES hadir bukan hanya sebagai forum wacana, tetapi sebagai instrumen operasional yang memberi dampak nyata. Kami akan memastikan UMKM, koperasi, dan industri halal mendapat dukungan penuh dari ekosistem syariah,” ujar Ferry dalam keterangan resminya.

Mengusung tema ‘Mewujudkan Kepemimpinan Kolaboratif untuk Ekonomi Syariah yang Berdaya Saing dan Berdampak Luas’, pelantikan ini menjadi momentum penguatan sinergi antar pemangku kepentingan. Tujuannya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional yang inklusif, berkelanjutan, serta berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi Indonesia.

Ke depan, MES berencana meningkatkan kolaborasi dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Kerja sama ini akan difokuskan pada kajian, penelitian, serta pengembangan konsep ekonomi syariah yang dapat diterapkan langsung di lapangan.

“Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi desa yang menjadi penggerak ekonomi di tingkat akar rumput,” kata Ferry.

Dengan kepengurusan yang baru, MES optimistis dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memajukan ekonomi syariah di Indonesia. Sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan diyakini akan semakin mengembangkan ekosistem ekonomi syariah nasional.

Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani, Menteri Agama sekaligus Dewan Pembina MES KH. Nasaruddin Umar, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Frederica Widyasari, Ketua Dewan Pakar PP MES KH. Adi Hidayat, Ketua Dewan Pembina PP MES Muliawan D. Hadad, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, serta sejumlah pemangku kepentingan ekonomi syariah, pejabat tinggi kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dan akademisi ekonomi syariah nasional.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar