Kepala BGN Dadan Hindayana Naik Haji Reguler, Anggota DPR Apresiasi Sikap Sederhana

- Minggu, 24 Mei 2026 | 09:30 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana Naik Haji Reguler, Anggota DPR Apresiasi Sikap Sederhana

Anggota Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, menyoroti langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang memilih menunaikan ibadah haji melalui jalur reguler, bukan menggunakan layanan ONH Plus atau fasilitas khusus lainnya. Keputusan itu dinilai mencerminkan sikap sederhana yang tetap dijaga meski menjabat sebagai pejabat negara.

Dadan Hindayana berangkat ke Tanah Suci pada 20 Mei 2026 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 4 Juni 2026. Ia menjalani proses yang sama seperti masyarakat umum, termasuk menunggu antrean keberangkatan haji selama kurang lebih 12 tahun. Hekal mengapresiasi pilihan tersebut karena menunjukkan bahwa pejabat publik tidak selalu harus mengambil jalur cepat atau fasilitas istimewa.

“Banyak yang bertanya beberapa hari ini ke mana Pak Dadan. Ternyata beliau sedang menunaikan ibadah haji reguler. Ini menarik karena beliau sebenarnya memiliki kemampuan untuk menggunakan fasilitas ONH Plus, tetapi memilih jalur reguler seperti masyarakat kebanyakan,” kata Hekal, Minggu (25/5/2026).

Menurut Hekal, dengan posisinya sebagai kepala lembaga negara, Dadan sebenarnya berpeluang memperoleh berbagai kemudahan selama menjalankan ibadah haji. Namun, peluang itu tidak dimanfaatkan. Ia menilai sikap tersebut patut menjadi contoh bagi pejabat publik lainnya.

“Sebagai pejabat negara, saya lihat beliau memilih menjalani ibadah secara sederhana dan apa adanya bersama jamaah reguler lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Hekal juga menyoroti fasilitas penginapan yang digunakan Dadan selama berada di Makkah. Hotel tempat Kepala BGN menginap berada sekitar lima kilometer dari Masjidil Haram. Dadan bahkan harus menggunakan bus bersama jamaah lain untuk menuju Kakbah.

“Fasilitas hotel yang didapat juga biasa saja. Jaraknya sekitar lima kilometer dari Masjidil Haram. Bahkan kemarin beliau menuju Kakbah menggunakan bus bersama jamaah lainnya,” katanya.

Di tengah sorotan masyarakat terhadap gaya hidup para pejabat, Hekal menambahkan bahwa sikap yang ditunjukkan Dadan Hindayana layak mendapat apresiasi. Kesederhanaan seperti ini, menurutnya, penting untuk ditunjukkan oleh pejabat publik agar kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara negara tetap terjaga.

“Kesederhanaan seperti ini penting ditunjukkan pejabat publik. Jabatan tinggi tidak membuat beliau mengambil fasilitas berlebihan. Beliau tetap memilih menjalani proses sebagaimana masyarakat umum,” ujarnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar