Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan skala usahanya melalui ekosistem pembinaan yang dijalankan oleh Sampoerna Retail Community (SRC). Menurutnya, inisiatif dari sektor swasta ini menjadi wujud kepedulian nyata untuk memperkuat daya saing pedagang kelontong di tengah gempuran ritel modern.
“Terkait dengan UMKM yang dikelola oleh SRC, ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dari swasta untuk mendorong dan meningkatkan agar para pedagang kelontong bisa naik kelas, bisa menata tokonya dengan tampilan yang berbeda. Jadi, mereka tidak kalah dengan ritel modern,” ujar Uus dalam perayaan HUT ke-18 SRC di kawasan Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Uus menjelaskan bahwa transformasi tampilan fisik bangunan menjadi faktor krusial dalam menarik minat konsumen. Sebuah toko yang tertata rapi, bersih, dan terang secara otomatis berpotensi meningkatkan volume transaksi serta kesejahteraan pemiliknya. “Apa yang bisa dilihat? Depan usahanya bersih, terang, rapi, sehingga akan menarik pengunjung untuk berbelanja. Itulah salah satu upaya SRC untuk meningkatkan kualitas para pelaku ekonomi, terutama pedagang kelontong,” paparnya.
Sementara itu, Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Yohan Lesmana Tjhin, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa SRC yang kini memasuki usia ke-18 tahun telah memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional. Gerakan ini telah berkembang menjadi skala nasional dengan lebih dari 250 ribu toko binaan, didukung oleh lebih dari 6.300 mitra, dan terhubung melalui lebih dari 10 ribu pangguyuban SRC di seluruh Indonesia.
“Ke depannya, saya berharap SRC akan terus memberikan dampak yang baik bagi masyarakat dan ekonomi Indonesia,” kata Yohan.
Yohan menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus mendampingi ratusan ribu toko binaan SRC di seluruh Nusantara agar mampu naik kelas dan bersaing dengan ritel modern, khususnya dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital. “Kami akan selalu berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM SRC, seperti yang disampaikan Pak Uus, supaya bisa naik kelas dan bersaing dengan ritel modern. Kami akan terus melakukan pendampingan dalam pengelolaan toko, pengelolaan produk, serta cara melayani konsumen yang lebih baik. Kami juga mendampingi mereka agar bisa mengadopsi teknologi digital,” jelasnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Salurkan Pupuk Subsidi Mulai Mei 2026, Petani Wajib Penuhi Syarat e-RDKK dan Kartu Tani
Gus Ipul Usul Pesantren Ploso Jadi Lokasi Munas dan Konbes NU 2026, Pembukaan di Makam Syaikhona Kholil
Banten dan Lampung Resmi Ditunjuk sebagai Tuan Rumah Bersama PON XXIII 2032
Polda Metro Jaya Peringatkan Pedagang: Sapi Gelonggongan Bisa Dipidana