Letusan Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, merenggut nyawa tiga orang, termasuk dua warga negara Singapura. Peristiwa ini memicu koordinasi cepat antara Kementerian Luar Negeri RI dengan Kedutaan Besar Singapura di Jakarta untuk menangani dampak dan proses evakuasi korban.
Kepala Subdirektorat Jasa Kekonsuleran Kementerian Luar Negeri, Yoshi Iskandar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada perwakilan diplomatik Singapura. Informasi awal yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk pemberitaan media, menjadi dasar komunikasi tersebut.
“Informasi yang kita dapat setelah saya kumpulkan, tentunya kita sampaikan kepada kedutaan yang warganya terdampak. Nah yang kami tahu ya, sesuai dengan informasi yang kita terima dan berada di media, itu kami berkoordinasi dengan Embassy Singapura yang ada di Jakarta, langsung,” ujar Yoshi saat dihubungi pada Sabtu (9/5/2026).
Yoshi menambahkan bahwa koordinasi tidak berhenti pada pemberitahuan awal. Kementerian Luar Negeri terus memperbarui data dan perkembangan di lapangan berdasarkan laporan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Pemerintah Indonesia, menurutnya, berkomitmen memastikan otoritas Singapura selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai proses evakuasi.
“Kita menyampaikan notifikasi pemberitahuan secara resmi kepada Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, bahwa ada warganya yang saat ini dilakukan evakuasi dari gunung yang ada di Halmahera Utara,” katanya.
Sementara itu, data korban jiwa terus diperbarui. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi tiga orang. “Iya, tiga meninggal dunia,” katanya saat dihubungi pada Jumat (8/5/2026).
Erlichson memerinci bahwa dari tiga korban tersebut, dua di antaranya merupakan warga negara Singapura, sementara satu lainnya adalah warga negara Indonesia asal Jayapura. Meski demikian, ia belum bersedia membeberkan identitas lebih lanjut dari para korban. “Yaitu dua warga Singapura dan satu warga lokal kelahiran Jayapura,” ujarnya.
Artikel Terkait
Polri Tetapkan Dua Tersangka Kasus Beras Premium Jelita dan Topi Koki Tak Sesuai Standar Mutu
Buku Membangun Tanpa Menggusur Diluncurkan, Kisahkan Perjuangan Warga Kampung Akuarium Melawan Penggusuran di Jakarta
Timnas Indonesia U-17 Menang 1-0 atas China, Pelatih Kurniawan Ingatkan Jaga Semangat Juang
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I 2026, Tertinggi dalam 14 Triwulan Terakhir