Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tak menampik bahwa pengawasan ekspor komoditas yang kena Bea Keluar memang sudah ketat. Dari sisi fisik hingga administratif, semuanya dicek. Tujuannya jelas: memastikan semua aturan dipatuhi, mulai dari perizinan, status clean and clear, sampai urusan royalti dan pajak.
Namun begitu, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR Senin lalu, Purbaya mengaku masih menemui kendala. Setidaknya ada empat modus pelanggaran yang kerap muncul dan menyulitkan pengawasan.
“Dalam pelaksanaannya terdapat 4 modus pelanggaran yang paling sering ditemukan yaitu penyelundupan langsung, kesalahan administratif dalam pemberitahuan, penyaraman ekspor melalui modus antar pulau, serta upaya penyembunyian dengan mencampur barang legal dengan ilegal,”
ujar Purbaya.
Baginya, mengawasi modus-modus itu dengan saksama adalah kunci menjaga integritas ekspor. Tanpa itu, upaya penertiban bisa saja bocor di tengah jalan.
Di sisi lain, Menteri Purbaya juga menyoroti perkembangan lain yang lebih menggembirakan. Ia melihat kebijakan hilirisasi atau industrialisasi komoditas minerba mulai menunjukkan hasil. Alih-alih hanya mengekspor bahan mentah, Indonesia perlahan beralih ke pengolahan. Itu terlihat dari data kontribusi terhadap PDB.
Sektor pertambangan minerba sendiri kontribusinya justru menurun. Angkanya turun dari Rp1.805,8 triliun di 2022 menjadi sekitar Rp1.500,4 triliun pada tahun lalu. Untuk 2025, diprediksi hanya naik tipis ke posisi Rp1.613,1 triliun.
Sebaliknya, industri pengolahan logam dasar malah merangkak naik. Dari sebelumnya Rp168 triliun, melompat jadi Rp226,4 triliun di 2024. Tahun ini diperkirakan bisa tembus Rp243,4 triliun sekitar 1% dari total PDB nasional.
Angka-angka itu, bagi Purbaya, bukan sekadar statistik. Itu adalah bukti pergeseran. Nilai tambah kini bergerak dari sektor ekstraktif, tambang, ke manufaktur. Tepat seperti yang diharapkan dari kebijakan hilirisasi sejak awal.
Jadi, sementara di satu sisi pemerintah masih berjibaku memberantas penyelundupan, di sisi lain ada secercah optimisme. Transformasi struktur ekonomi, meski pelan, tampaknya sedang berjalan.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun