Banjir kembali melanda pemukiman padat di Jakarta Utara. Kali Item meluap, menggenangi rumah-rumah warga di Gang Kampung Kebon Pisang, Pademangan Timur. Akibatnya, ratusan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka yang terendam.
Menurut Lurah Pademangan Timur, Suhardiman, data sementara menunjukkan ada 458 jiwa yang mengungsi. Mereka mencari tempat aman setelah air naik dengan cepat.
"Total 458 jiwa yang mengungsi akibat luapan Kali Item, Gang Kampung Kebon Pisang, Kelurahan Pademangan Timur," jelas Suhardiman, Senin (12/1/2026).
Ratusan warga itu kini berteduh di Aula Lapangan RT 008. Mereka berasal dari beberapa RT di RW 010. Rinciannya, 40 jiwa dari RT 006, lalu 365 jiwa dari RT 008, dan 46 jiwa lagi dari RT 010. Data ini dikumpulkan dari koordinasi dengan pengurus RT, RW, serta kader setempat.
Di sisi lain, respons dari pemerintah daerah pun bergerak. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebutkan personelnya dikerahkan untuk memantau genangan di lapangan. Mereka juga berkoordinasi dengan berbagai dinas terkait.
Tugasnya beragam. Mulai dari menyedot air, memastikan saluran-saluran air berfungsi, hingga menyiapkan bantuan kebutuhan dasar untuk para pengungsi. Semua dilakukan dengan berkoordinasi penuh dengan aparat kelurahan dan kecamatan.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ungkap Suhardiman lagi, mencoba meyakinkan.
Namun begitu, situasinya masih perlu diwaspadai. BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap hati-hati. Potensi genangan masih mungkin terjadi mengingat cuaca yang tak menentu.
Untuk keadaan darurat, mereka mengingatkan nomor penting yang bisa dihubungi.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbau Suhardiman menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pencuri Sawit 1.620 Kg Tertidur di Samping Tumpukan Hasil Curian, Petugas Keamanan Temukan saat Patroli
Baznas Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Kairo
Wakil Bupati Indramayu Bantah Kabar Penetapan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD
Pria Lansia di Polman Nekat Tikam Keponakan karena Kesal Selalu Dihindari