Usia kandungan Alyssa Daguise telah memasuki bulan kesembilan per awal Mei 2026, namun hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai kelahiran anak pertamanya dari pernikahan dengan Al Ghazali.
Berdasarkan perhitungan, hari perkiraan lahir (HPL) bayi yang dikandung Alyssa jatuh pada Kamis, 7 Mei. Karena belum juga menunjukkan tanda-tanda persalinan, Maia Estianty, ibu dari Al Ghazali, memberikan pesan khusus kepada putranya.
“Aku sudah telepon Al Ghazali, pokoknya kalau dibilang tanggal 7 tidak bisa, belum keluar normal, berarti harus diinduksi,” ujar Maia Estianty saat ditemui beberapa waktu lalu.
Menurut Maia, saran untuk melakukan induksi bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan bahwa jika melewati HPL, janin akan berusia lebih dari 41 minggu, kondisi yang sebaiknya dihindari dalam proses kehamilan.
“Diinduksi itu dirangsang untuk keluar. Tidak boleh lewat dari 40 minggu,” bebernya.
Sebagai informasi, induksi persalinan merupakan prosedur medis untuk merangsang kontraksi rahim menggunakan obat-obatan seperti oksitosin atau prostaglandin, maupun metode fisik. Tujuannya adalah memulai persalinan sebelum terjadi secara alami.
Di sisi lain, keputusan untuk menyarankan induksi juga mempertimbangkan keinginan Alyssa Daguise yang menyatakan ingin melahirkan secara normal. Ia enggan menjalani prosedur caesar untuk kelahiran anak pertamanya ini.
“Keinginan Alyssa, dia pengen lahiran normal,” imbuh Maia Estianty.
Artikel Terkait
Prabowo Bertemu PM Thailand di Sela KTT ASEAN ke-48 di Filipina
Yaqut Cholil Qoumas Jalani Perpanjangan Penahanan di KPK, Titip Salam untuk Mensos Gus Ipul
50 Biksu dari Thailand, Laos, dan Malaysia Tiba di Bali untuk Perjalanan Spiritual Indonesia Walk for Peace 2026
Mensos Gus Ipul Klarifikasi Pengadaan Sepatu Rp27 Miliar untuk Sekolah Rakyat: Anggaran 2025, 2026 Belum Dilelang