Denpasar – Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar menggerebek sebuah rumah di kawasan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Lokasi itu diduga jadi tempat penculikan puluhan warga negara asing.
Penggerebekan ini berawal dari laporan Kedutaan Besar Filipina di Jakarta. Mereka melaporkan dugaan penculikan terhadap warga Filipina yang bakal dipekerjakan sebagai operator scam penipuan daring, gitu istilahnya.
Aparat gabungan dari Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta langsung bergerak. Mereka mengevakuasi puluhan orang dari sebuah guest house di wilayah tersebut.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Leonardo D. Simatupang, memimpin langsung penggerebekan itu. Hasilnya, 27 WNA ditemukan di sana. Terdiri dari warga Filipina dan Kenya dan mereka semua tidak punya paspor atau dokumen keimigrasian. Selain itu, ada juga tiga orang Indonesia yang ikut diamankan.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, saat penggerebekan petugas melihat beberapa kamar sudah diubah jadi ruang kerja.
“Petugas mendapati beberapa kamar telah dimodifikasi menjadi ruang kerja yang dilengkapi perangkat elektronik seperti laptop serta jaringan internet Starlink,” ujarnya di Denpasar, Kamis, 30 April 2026.
Barang bukti yang disita cukup banyak. Puluhan handphone, laptop, iPad, perangkat internet, bahkan atribut yang mirip instansi penegak hukum luar negeri ikut diamankan.
Seluruh WNA yang diamankan masih menjalani pendataan dan pemeriksaan intensif. Tim gabungan dari Polresta Denpasar, Polsek Kuta, Ditreskrimum, dan Dit Siber Polda Bali ikut mendalami kasus ini.
Penyidik juga sudah koordinasi dengan Imigrasi Bali. Tujuannya buat ngecek status keberadaan para WNA itu selama di Bali.
Editor: Novita Rachma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kemenimipas Serahkan 23 Pegawai ke Polisi dan BNN sejak Akhir 2024
Pemkot Yogyakarta Siapkan 15 Daycare Alternatif dan Pendampingan Psikolog untuk 104 Anak Korban Kekerasan
Wamendagri: Damkar, Satpol PP, dan Linmas Garda Depan Jaga Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
Mobil Terbalik di Tol Jagorawi Usai Serempet Mobil Lain, Diduga Sopir Mengantuk