PT KAI Sediakan Layanan Pendampingan Psikologis bagi Korban Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur

- Kamis, 30 April 2026 | 05:25 WIB
PT KAI Sediakan Layanan Pendampingan Psikologis bagi Korban Kecelakaan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur

Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur meninggalkan luka yang nggak cuma fisik. Trauma psikologis jadi masalah lain yang harus dihadapi para korban. Nah, PT KAI bersama KAI Commuter Line bergerak cepat. Mereka menyediakan layanan pendampingan psikologis khusus buat mereka yang butuh.

“KAI dan KAI Commuter menyediakan layanan untuk membantu pendampingan psikologis bagi penumpang yang menjadi korban kecelakaan kereta tanggal 27/4. Korban dapat menghubungi layanan call center kami di 0812-9660-5747,” jelas Karina Amanda, Corporate Secretary Vice President KAI Commuter Indonesia (KCI), saat dihubungi Kamis (30/4/2026).

Karina menambahkan, korban juga bisa datang langsung ke posko informasi. Nggak perlu telepon dulu, kalau memang lebih nyaman tatap muka. Posko itu ada di dua tempat: Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir. “Dapat mendatangi juga posko informasi yang tersedia di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir,” ujarnya.

Nah, soal kronologi kejadiannya, begini ceritanya. Senin malam (27/4), sebuah taksi Green SM tiba-tiba berhenti di tengah rel, nggak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Celakanya, KRL yang melaju dari Cikarang menuju Jakarta langsung menabraknya. KRL itu pun ikut terhenti di tengah rel. Warga sekitar langsung berdatangan, bantu-bantu evakuasi taksi yang ringsek itu.

Di sisi lain, ada KRL jurusan Cikarang yang harus berhenti lebih lama di Stasiun Bekasi Timur. Soalnya, jalur lagi bermasalah akibat insiden sebelumnya. Nah, KRL yang lagi nunggu di stasiun itulah yang kemudian dihajar dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang dari arah Jakarta. Tragis banget, kan?

Soal korban, awalnya KAI menyebut ada 15 orang meninggal dunia pada Selasa (28/4). Tapi angkanya bertambah. Kini, korban jiwa tercatat 16 orang. Semoga layanan psikologis ini bisa sedikit meringankan beban mereka yang selamat.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar