Jakarta, Senin sore suasana di Kompleks Istana Kepresidenan mulai terasa sedikit berbeda. Sebuah mobil hitam melambat di gerbang utama, lalu masuk. Dari dalam, turun seorang pria berkemeja rapi, lengkap dengan jas, dasi biru, dan peci hitam. Itu adalah Jumhur Hidayat, Ketua Umum KSPSI. Ia tampak tenang, meski di luar banyak yang berspekulasi soal kedatangannya.
Jumhur tiba sekitar pukul 13.51 WIB. Ia tidak sendirian. Keluarganya ikut mendampingi, berjalan di sampingnya dengan langkah yang agak hati-hati. Dari pantauan di lokasi, ia langsung diarahkan masuk ke area dalam istana. Tidak banyak bicara, hanya melontarkan senyum tipis ke arah awak media yang sudah menunggu sejak siang.
Menurut informasi yang beredar, Jumhur akan dilantik sebagai menteri. Isunya sih, dia bakal mengisi pos Menteri Lingkungan Hidup. Tapi ya, dia sendiri belum mau mengonfirmasi. Ketika ditanya, dia hanya bilang kalau kedatangannya kali ini untuk gladiresik.
“Suruh datang jam 2 katanya ada gladiresik,” ucapnya singkat.
Para wartawan terus mendesak. Apakah benar ia akan menjadi Menteri Lingkungan Hidup? Jumhur hanya menggeleng pelan, lalu tersenyum.
“Nanti saja ya, nggak boleh ngedahului. Nggak enak,” katanya sambil melangkah masuk.
Meski begitu, ia sempat melontarkan sedikit komentar saat ditanya soal pekerjaan rumah di kementerian tersebut. Katanya, kalau memang benar dipercaya, dia siap kerja keras. Apalagi soal sampah itu PR besar yang nggak bisa dianggap enteng.
“Menteri LH banyak tugas dan akan bekerja keras,” ujarnya, sebelum akhirnya menghilang di balik pintu istana.
Di luar, para wartawan masih sibuk mencatat. Ada yang menelepon narasumber lain, ada juga yang sibuk mengecek jadwal pelantikan. Siapa tahu, dalam beberapa jam ke depan, nama Jumhur resmi diumumkan sebagai bagian dari kabinet. Tapi untuk sekarang, semua masih teka-teki.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup
Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan Hadir sebagai Tamu
Mensos Gus Ipul Dorong Pengawasan Ketat dan Akreditasi Lembaga Sosial Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Presiden Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru, Termasuk Aktivis Buruh dan Penasihat Khusus di Istana Negara