Fadhilah Intan Gelar Konser Intim ‘Seraya 2.0’ di Surabaya, Perdengarkan Lagu Kolaborasi ‘Simpul’

- Senin, 27 April 2026 | 03:30 WIB
Fadhilah Intan Gelar Konser Intim ‘Seraya 2.0’ di Surabaya, Perdengarkan Lagu Kolaborasi ‘Simpul’

SURABAYA Suasana hangat dan personal menyelimuti Balai Budaya, Surabaya, Minggu malam. Di sanalah penyanyi muda Fadhilah Intan menggelar konser intim bertajuk “Seraya 2.0 – Celebrating New Chapters Through Memories and Melodies”.

Ini bukan sekadar panggung biasa. Fadhilah sengaja merangkai malam itu dengan nuansa yang dekat, akrab. Ia menggandeng sejumlah musisi, termasuk artis asal Malaysia, Daniesh Suffian. Ada juga Barsena Bestandhi, Yogie Nandes, Laura Geraldine, dan produser musik Hendro Djasmoro yang turut meramaikan.

Menariknya, konser ini adalah edisi kedua setelah sebelumnya digelar di Jakarta. Bedanya, kali ini terasa lebih spesial. “Di Surabaya, karena ini kota kelahiran saya, saya lebih percaya diri. Dan hari ini penontonnya penuh,” ujar Fadhilah saat konferensi pers, dengan senyum yang tak bisa disembunyikan.

Ia juga dibantu oleh String Orchestra of Surabaya (SOOS) yang dipimpin Andre Lizt. Orkestra itu memberi warna lain, semacam lapisan emosional yang bikin lagu-lagunya makin terasa hidup.

Salah satu momen yang paling ditunggu? Tentu saja penampilan perdana lagu kolaborasi terbaru mereka, “Simpul”. Daniesh Suffian, yang tampil di samping Fadhilah, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya.

“Ini kolaborasi pertama kami. Saya sangat senang dan bersemangat,” katanya.

Kolaborasi ini sebenarnya sudah dirintis sejak 2023, saat mereka pertama kali bertemu di Kuala Lumpur. Dari situ, interaksi di media sosial terus berlanjut, hingga akhirnya lahirlah “Simpul”.

Di sisi lain, Barsena Bestandhi juga mengaku antusias. Ia melihat sendiri bagaimana Fadhilah serius dalam bermusik. “Saya sangat mengapresiasi diajak dalam konser ini,” ujarnya.

Namun begitu, yang bikin makin hangat adalah kehadiran keluarga Fadhilah. Shafira Putri, Erina Surviva, Corraina Mutiara, dan Queen Risma semuanya naik panggung. Nuansa kekeluargaan itu terasa kuat. Bukan cuma soal musik, tapi juga soal berbagi cerita.

Lewat “Seraya 2.0”, Fadhilah berharap bisa makin dekat dengan pendengarnya. Ia ingin membagikan kisah di balik setiap karyanya. Bukan sekadar lagu, tapi perjalanan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar