Anambas Lapangan Sulaiman Abdulah di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, mendadak ramai Minggu pagi. Bukan karena pasar tumpah atau acara kampanye, melainkan upacara penutupan Perkemahan Sabtu Minggu, atau yang akrab disebut Persami.
Kegiatan ini digelar oleh Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) untuk Triwulan I Tahun 2026. Dan yang memimpin langsung upacara penutupan adalah Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Romi Sitorus. Total ada 96 siswa-siswi SMA dari berbagai sekolah di Kabupaten Kepulauan Anambas yang ikut serta. Mereka sudah menjalani rangkaian kegiatan selama dua hari penuh dari Sabtu hingga Minggu.
Selama dua hari itu, para peserta tidak sekadar mendirikan tenda dan tidur di dalamnya. Mereka dibekali berbagai materi. Mulai dari pelatihan kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, bela negara, sampai keterampilan dasar kemaritiman. Semua ini, kata panitia, adalah bagian dari pembinaan potensi maritim TNI AL. Tujuannya jelas: menyiapkan generasi muda yang punya karakter dan cinta laut.
Dalam amanatnya, Komandan Lanal Tarempa menyampaikan apresiasi. Kepada panitia, pembina, dan tentu saja peserta. Ia menekankan bahwa Persami bukan sekadar acara kemping biasa.
“Persami ini bukan sekadar kegiatan perkemahan, namun merupakan sarana pembentukan karakter, mental, dan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda,” ujarnya tegas. “Saya berharap seluruh peserta dapat menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.”
Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai yang didapat selama kegiatan tidak ditinggalkan begitu saja. Harapannya, semua itu bisa diterapkan di sekolah, di rumah, dan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan ini juga punya misi lain: mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat juang, dan membentuk jiwa patriotisme. Semua itu, menurutnya, penting untuk mendukung ketahanan nasional.
Setelah semua rangkaian selesai, Komandan Lanal Tarempa secara resmi menutup Persami KKRI Triwulan I Tahun 2026. Penutupan diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada beberapa peserta, pembacaan doa, dan sesi foto bersama. Suasana terlihat hangat, meski matahari mulai naik.
Secara keseluruhan eh, maksud saya, dari awal sampai akhir kegiatan berlangsung aman dan lancar. Semoga saja, ini benar-benar memberi dampak positif. Membentuk generasi muda maritim yang disiplin, unggul, dan cinta tanah air. Setidaknya, itulah harapan yang disematkan.
Artikel Terkait
Anak Gajah Sumatera Lahir di Taman Nasional Tesso Nilo, Jadi Sinyal Positif Konservasi
Saksi Kasus Suap Impor: Dana Operasional Tak Tercatat di Bea Cukai Sembunyi dari Penggeledahan
Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Susut 45,8 Miliar Dolar AS, Tertekan Penguatan Dolar
Pramono Anung Janji Kaji Tarif Transjabodetabek agar Warga Tak Kembali ke Kendaraan Pribadi