Sebagian jemaah haji Indonesia udah sampai di Arab Saudi. Lumayan banyak juga yang baru landing. Nah, selama di sana, mereka diingetin buat jaga kondisi badan. Soalnya, kalau sakit, ibadah jadi nggak maksimal, kan?
Cuaca di Arab Saudi pas musim haji itu panas banget, tembus-tembusan. Akibatnya, kaki bisa kering kerontang, bahkan sampai melepuh. Kementerian Haji dan Umrah, atau Kemenhaj, kasih bocoran gimana caranya biar kaki tetap aman.
Ini dia beberapa hal yang bisa dilakukan:
- Pakai alas kaki yang pas, jangan kekecilan apalagi kegedean, setiap kali keluar hotel.
- Bawa selalu kantong atau tas kecil buat nyimpen sendal atau sepatu pas masuk masjid.
- Jangan lupa olesin pelembab biar kaki nggak kering dan nggak melepuh.
- Lebih aman lagi, pake dulu kaos kaki sebelum alas kaki.
Di sisi lain, jemaah juga dibekali gelang identitas. Gelang ini kayak penyelamat, lho. Kalau misalnya bingung arah atau ketinggalan rombongan, tinggal liat aja gelangnya. Informasinya lengkap.
Menurut informasi resmi dari Kemenhaj RI, gelang haji itu nyimpen data penting jemaah. Fungsinya buat bantu identifikasi, terutama kalau terpisah dari rombongan. Dengan begitu, petugas bisa lebih cepet nanganinnya.
Gelang ini terbuat dari logam, baja putih atau monel. Wajib dipakai semua jemaah Indonesia selama di Arab Saudi. Isinya data krusial, jadi kalau tersesat, tinggal tunjukin aja.
Nah, berikut ini informasi yang tercantum di gelang haji tahun ini:
- Nomor kloter
- Nomor paspor
- Nomor maktab
- Tahun keberangkatan haji
- Tulisan tahun berangkat, lengkap dengan logo dan tulisan KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH RI
- Tulisan Indonesia pakai huruf Arab
- Bendera Indonesia dan kode embarkasi jemaah
Perlengkapan Wajib Lainnya
Selain gelang, jemaah juga disarankan pakai alat pelindung diri. Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI ngasih anjuran: pake kacamata, masker, dan alas kaki yang pas. Jangan sampai kelupaan.
Berikut daftar APD yang mesti dibawa:
- Kacamata hitam: buat ngelindungin mata dari sinar UV dan debu.
- Payung: pilih yang lipat biar gampang dibawa kemana-mana.
- Masker: nutupin hidung dan mulut, ganti tiap 4-6 jam sekali.
- Tas paspor: isinya paspor, cemilan, dan obat-obatan pribadi.
- Tas kresek atau totebag: tempat nyimpen sendal dan pelembab.
- Semprotan air: botol minum plus semprotan, selalu diisi air.
- Alas kaki: ukurannya pas, ada tali belakangnya biar nggak lepas.
Pokoknya, siapkan semuanya dari sekarang. Biar ibadahnya khusyuk, nggak kebayang-bayang sama kaki melepuh atau nyasar di jalanan.
Artikel Terkait
Pemerintah Sinyalkan Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Naik, BBM Subsidi Tetap Dijaga
Persik Kediri Masih Terancam Degradasi, Hadapi Borneo FC di Laga Krusial
Penembakan di Luar Acara Jurnalis Gedung Putih, Trump dan Sejumlah Pejabat Dievakuasi
Menkeu Yakin IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini Meski Terpukul Sentimen Global