Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Gelar Olahraga Bareng Perkuat Sinergitas TNI-Polri

- Sabtu, 25 April 2026 | 14:55 WIB
Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya Gelar Olahraga Bareng Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Pagi itu, Plaza Barat Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, berubah jadi arena olahraga. Bukan sekadar senam pagi biasa. Ada Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya yang kompak menggelar kegiatan bersama. Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, datang. Pangdam Jaya, Letjen Deddy Suryadi, juga hadir. Dua pimpinan ini langsung ikut meramaikan suasana.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, sempat ngobrol sebentar dengan awak media di lokasi, Sabtu (25/4/2026) pagi. Katanya, kegiatan ini bukan cuma soal olahraga. Lebih dari itu. "Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Jakarta, kesiapan fisik personel dinilai menjadi faktor penting untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan," jelasnya.

Ia lalu menambahkan, tujuan utama dari acara ini sebenarnya sederhana: memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri. Biar makin kompak dalam menjaga stabilitas keamanan di Ibu Kota. Di sisi lain, ini juga jadi bagian dari pembinaan fisik personel. Jadi sekalian olahraga, sekalian mempererat hubungan.

"Di tengah kepadatan aktivitas masyarakat Jakarta, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya selalu siap mengantisipasi berbagai dinamika agar seluruh aktivitas berjalan aman, tertib, dan lancar," terangnya lagi.

Ia pun menekankan, "Kesiapsiagaan itu harus didukung kondisi fisik yang baik."

Nah, dari pihak Kodam Jaya, Asops Kasdam Jaya Brigjen TNI M Iswan Nusi juga angkat bicara. Menurut dia, olahraga bersama ini jadi ajang yang pas buat mempererat kebersamaan antara prajurit TNI dan personel Polri. Tujuannya jelas: memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

"Kegiatan ini sangat positif. Selain menjaga kebugaran di tengah kesibukan dinas, juga memperkuat kerja sama TNI-Polri agar pelaksanaan tugas kepada masyarakat semakin optimal," tutur Iswan.

Suasana pagi itu terasa cair. Ada tawa, ada gerakan serempak, dan tentu saja keringat. Mungkin memang seperti itulah cara mereka menjaga ritme: tidak hanya siap secara mental, tapi juga fisik. Biar Jakarta tetap aman, tertib, dan yang paling penting manusiawi.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar