Bola.com, Bandung - Arema FC membawa pulang satu poin berharga dari kandang Persib Bandung. Pertandingan pekan ke-29 BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026) malam, berakhir tanpa gol. 0-0.
Kedua tim saling jual beli serangan, tapi tak ada satu pun yang berhasil membobol gawang lawan. Laga berlangsung ketat, kadang malah keras. Namun begitu, buat Arema, hasil ini bukan sekadar hasil imbang biasa. Mereka merasa ini seperti kemenangan.
Soalnya, Arema menjadi satu-satunya tim musim ini yang sukses mencuri poin di kandang Persib. Itu bukan perkara mudah. Apalagi Persib sedang dalam performa apik. Jadi, ya, pencapaian ini cukup signifikan.
Strategi Arema? Bertahan rapat, lalu sesekali melancarkan serangan balik cepat. Dan ternyata, cara ini jitu. Meski mereka gagal mencetak gol, organisasi permainan mereka sangat disiplin. Para pemain Persib keliatan frustrasi. Mereka kesulitan menembus pertahanan yang rapat itu.
Di sisi lain, dari segi kualitas pemain, penguasaan bola, dan peluang yang tercipta, Persib jelas lebih unggul. Tapi dominasi itu sia-sia. Mereka gagal mengonversi semuanya menjadi gol. Sungguh ironis.
Pelatih Arema, Marcos Santos, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya. Menurut dia, pertandingan ini benar-benar sulit.
“Ini adalah pertandingan yang sulit. Persib adalah tim juara. Mereka sudah berada di puncak selama tiga musim terakhir,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada anak asuhnya.
“Terima kasih kepada para pemain dan staf pelatih atas kerja keras hari ini. Juga untuk para suporter, ini luar biasa,” kata Marcos.
Artikel Terkait
Bareskrim Kembangkan Kasus Narkoba Ko Erwin ke Pencucian Uang, Istri dan Dua Anak Jadi Tersangka
Tradisi Seba Baduy Serukan Pelestarian Alam dan Pemberantasan Korupsi kepada Bupati Lebak
Mendagri Tito Karnavian: Desentralisasi di Indonesia Bersifat Semi-Otonomi, Bukan Otonomi Penuh
Lapas Sleman Geledah Barang Bawaan Pegawai demi Wujudkan Zero Halinar