PSI Curi Curi Ada Agenda Tersembunyi di Balik Usulan Ambang Batas Parlemen untuk DPRD

- Jumat, 24 April 2026 | 13:55 WIB
PSI Curi Curi Ada Agenda Tersembunyi di Balik Usulan Ambang Batas Parlemen untuk DPRD
Berikut adalah hasil penulisan ulang artikel tersebut dengan gaya bahasa yang lebih manusiawi, natural, dan sesuai dengan instruksi yang diberikan:

Bestari Barus, Ketua DPP PSI bidang Politik, angkat bicara soal usulan NasDem. Isinya? Ambang batas parlemen atau parliamentary threshold untuk DPRD di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Menurutnya, bisa jadi ada maksud lain di balik usulan itu. Mungkin juga ada target partai tertentu yang diincar.

"Ya begini, usul sih boleh-boleh aja, namanya juga wacana," ujar Bestari kepada wartawan, Jumat (24/4/2026). "Tapi, partai-partai yang sudah punya kursi di DPRD pasti bakal mikir keras."

Bestari curiga. Katanya, ada agenda tersembunyi dari NasDem. Tujuannya? Untuk menyingkirkan partai lain. Ia lalu menyoroti satu hal yang lebih penting: suara rakyat. Kalau aturan ini dipaksakan, banyak aspirasi yang bakal hilang begitu saja.

"Kemungkinan besar ada niat-niat terselubung," tegas Bestari. "Seperti mau menyingkirkan sesama kontestan, biar mereka kembali ke posisi keterwakilan."

Ia lalu memberi contoh. "Kita sering bersuara, sayang sekali kalau ada satu-dua figur partai yang membawa aspirasi masyarakat di daerahnya. Tapi gara-gara tidak lolos threshold, akhirnya masyarakat jadi tidak terwakili. Apakah ini yang diinginkan NasDem?"

Di sisi lain, Bestari mengakui bahwa usulan semacam ini wajar sebagai wacana. Tapi, ia tetap mengingatkan publik. "Masyarakat harus waspada," pesannya. Apalagi usulan ini muncul begitu saja ke publik belakangan ini. Jangan sampai ada maksud yang tidak baik di baliknya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar