Qodari Sindir Menkeu Purbaya soal Imbauan Beli Saham: Beliau Bukan Trader

- Senin, 08 Juni 2026 | 23:30 WIB
Qodari Sindir Menkeu Purbaya soal Imbauan Beli Saham: Beliau Bukan Trader

Ketua Badan Komunikasi (Bakom) RI, M Qodari, melontarkan sindiran ringan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menyarankan publik untuk membeli saham di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dalam sebuah kesempatan, Qodari secara blak-blakan menyebut bahwa Purbaya bukanlah seorang trader sehingga nasihatnya perlu disikapi dengan hati-hati.

Pernyataan tersebut disampaikan Qodari dalam acara peluncuran buku berjudul “Presiden Solusi” yang digelar di Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Awalnya, ia dimintai tanggapan mengenai kondisi pasar saham yang masih tertekan. Qodari menekankan bahwa investor seharusnya tidak hanya berpatokan pada pergerakan IHSG secara keseluruhan.

“Pertama, kalau main saham jangan lihat IHSG secara keseluruhan, kita pegang emiten. Emiten saya waktu itu sudah cuan, jadi saya sudah check out duluan,” ujar Qodari sambil tertawa.

Ia kemudian menjelaskan pentingnya disiplin dalam menentukan target saat bertransaksi. Menurutnya, banyak trader gagal karena tidak mampu mengendalikan emosi dan psikologi pasar. “Kita harus ngukur juga kalau mau trading, harus punya target di angka berapa. Masalah kita itu biasanya di emosi, di psikologi, ‘ah kayaknya nanti naik lagi’. Nah, itu nggak boleh. Harus disiplin. Kalau target sudah tercapai, misalnya 35 persen atau 40 persen, out kita,” paparnya.

Pembahasan kemudian beralih pada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang beberapa waktu lalu mendorong masyarakat untuk menyerok saham di tengah koreksi pasar. Qodari pun melontarkan candaan bahwa Purbaya bukanlah seorang trader profesional. “Pak Purbaya itu Menteri Keuangan, bukan trader. Iya, makanya saya kasih tahu sekarang, lihat makronya tapi juga lihat emitennya,” tuturnya sembari tertawa.

Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa memang tidak terlalu khawatir dengan pelemahan IHSG yang terjadi cukup dalam. Ia justru menilai situasi tersebut sebagai momentum yang tepat untuk masuk dan membeli saham. Menurutnya, saat ini banyak saham dengan harga murah yang bisa dimanfaatkan investor.

“Jadi, teman-teman nggak usah khawatir. Investor pasar saham, kalau saya bilang jangan takut serok ke bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari udah balik. Jadi, jangan lupa beli saham,” kata Purbaya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026).

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar