Bocah 12 Tahun di Tasikmalaya Meninggal Usai Digigit Ular Weling

- Kamis, 23 April 2026 | 10:20 WIB
Bocah 12 Tahun di Tasikmalaya Meninggal Usai Digigit Ular Weling

Suasana duka menyelimuti Kampung Borolong, Desa Cilampung Hilir, Tasikmalaya. Seorang bocah berusia 12 tahun, DK, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Bandung, Rabu (22/4) lalu. Penyebabnya adalah gigitan ular weling yang ia alami sebelumnya.

Menurut keterangan keluarga, DK sempat berjuang selama beberapa waktu. Ia menjalani perawatan intensif, berpindah dari RSUD KHZ Musthafa ke sebuah rumah sakit swasta di Bandung. Sayangnya, upaya itu tak cukup untuk menyelamatkan nyawanya.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menyampaikan rasa duka yang mendalam.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami atas nama pribadi dan pemerintah turut berbela sungkawa. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucapnya.

Di sisi lain, Camat Padakembang Dadan memastikan proses pemakaman telah dilaksanakan. Jenazah DK dikebumikan pada Rabu malam itu juga, dalam prosesi yang penuh keharuan.

"Ia langsung dimakamkan tadi malam. Masyarakat turut mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya," kata Dadan. Ratusan warga hadir, mengiringi kepergian sang bocah.

Kabar meninggalnya DK ini tentu menjadi pukulan berat, terutama bagi sang ayah, Andis Kuswara. Ia menceritakan perjuangan anaknya selama dirawat. Peristiwa ini mengingatkan kita semua akan bahaya yang bisa datang dari lingkungan sekitar, sekaligus betapa rapuhnya sebuah kehidupan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar