Gus Ipul Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Lingkungan LAN

- Minggu, 19 April 2026 | 19:15 WIB
Gus Ipul Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Lingkungan LAN

Hari ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul kembali turun ke lapangan. Agenda beliau? Meninjau lokasi calon Sekolah Rakyat. Setelah sebelumnya mengunjungi STIP, kali ini rombongan tiba di lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kunjungan ini intinya buat memastikan kesiapan segala sarana dan prasarananya.

Gus Ipul dan stafnya berkeliling, mengecek langsung kondisi gedung-gedung di sana. Ada Blok A, B, dan K masing-masing punya karakter sendiri. Beberapa ruangan ternyata sudah dipakai untuk pelatihan dasar. Sementara itu, ruang lain berpotensi diubah jadi kelas belajar atau asrama untuk siswa nantinya.

Dari paparan yang ada, kapasitas asrama yang tersedia bisa menampung sekitar 120 orang. Tapi, ya itu, masih perlu penyesuaian lagi. Soalnya, dari segi luas dan kenyamanan, ruangannya dinilai belum optimal. Mereka juga mengevaluasi fasilitas pendukung lain. Misalnya, ruang makan yang harus bisa melayani lebih dari seratus orang, area olahraga, sampai ruang terbuka hijau.

Kepala LAN, Muhammad Taufiq, menyatakan kesiapan institusinya mendukung program pemerintah ini.

"Ini salah satu lokasi yang sangat strategis," ujar Taufiq, Minggu (19/4/2026).

"Secara prinsip, fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan dan disesuaikan, termasuk melalui renovasi agar memenuhi kebutuhan penyelenggaraan sekolah," tambahnya.

Dalam diskusi, mereka juga membahas soal penataan ulang beberapa area yang saat ini masih ditempati. Pendekatannya ingin yang manusiawi. Artinya, jika ada relokasi, harus disertai dukungan kebutuhan dasar bagi yang bersangkutan.

Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul menegaskan prinsipnya.

"Kalau memang diperlukan penyesuaian atau relokasi, kita pastikan dilakukan secara manusiawi," tegas Gus Ipul.

"Bisa dengan dukungan sementara, baik tempat tinggal maupun kebutuhan dasar, sampai mereka benar-benar siap mandiri," jelasnya.

Beliau menambahkan, fokus pemerintah bukan cuma pada pembangunan fisik semata. Keberlanjutan hidup masyarakat yang terdampak juga harus jadi perhatian.

"Prinsipnya kita saling membantu, dicarikan jalan keluar terbaik agar semua pihak mendapatkan solusi," tambahnya.

Untuk mewujudkan semua ini, sinergi dengan Kementerian PUPR jadi kunci. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan bisa mempercepat realisasi Sekolah Rakyat, entah lewat renovasi atau pembangunan tambahan untuk meningkatkan kapasitas dan kelayakan fasilitas yang ada.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar