Pantau - Drama berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Jumat malam. Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 2-1. Sebuah kemenangan yang benar-benar diperjuangkan.
PSIM Unggul Cepat, Bhayangkara Merespons
PSIM langsung menunjukkan kelasnya. Mereka menguasai alur permainan sejak peluit awal dibunyikan, bermain dengan tenang dan penuh kontrol. Dan itu segera membuahkan hasil. Hanya sembilan menit berjalan, Savio Sheva sudah berhasil merobek gawang Bhayangkara. Gol cepat itu tentu saja membuat suasana hening sejenak.
Bhayangkara tak tinggal diam. Mereka merespons lewat tekanan trio penyerangnya: Doumbia, Privat Mbarga, dan Moussa Sidibe. Beberapa peluang berbahaya tercipta. Tapi, ya, bola tak mau masuk. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan PSIM bertahan.
Di sisi lain, PSIM tetap terlihat solid. Zevalente dan kawan-kawan masih sesekali mengancam. Andai bukan karena penampilan brilian Aqil Savik di bawah mistar Bhayangkara, bisa jadi mereka sudah kebobolan lagi. Kiper itu melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Babak Kedua yang Bergejolak
Setelah istirahat, situasi berubah total. Baru lima menit babak kedua berjalan, Bhayangkara menyamakan kedudukan! Nehar Sadiki yang menjadi eksekutor, memanfaatkan dengan baik tendangan bebas Moussa Sidibe. 1-1.
Gol penyama itu seperti suntikan adrenalin. Tim asuhan Paul Munster itu langsung berubah jadi lebih garang, menekan pertahanan PSIM yang dijaga Cahya Supriadi tanpa ampun. Momentum sepenuhnya berpindah.
Lima menit kemudian, giliran Moussa Sidibe yang menjadi pahlawan. Ia menerima umpan matang dari Moises dan dengan dingin menaklukkan kiper PSIM. 2-1! Bhayangkara berbalik memimpin.
PSIM nyaris menyamakan kedudukan lewat Vidal. Sorak suporter sudah meledak. Tapi, eh, VAR memutuskan lain. Wasit mencoret gol itu karena offside. PSIM harus gigit jari.
Tak ada gol lagi setelahnya. Laga berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Bhayangkara.
Hasil ini mendongkrak posisi Bhayangkara ke peringkat keempat klasemen, mengumpulkan 47 poin dari 28 laga. Sementara PSIM tetap bertengger di posisi sembilan dengan 38 poin.
Artikel Terkait
Kisah Intel Kopassus yang Sembunyikan Istri Panglima GAM
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku Tenggara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Kemenpora dan Kemendiktisaintek Sepakati Kerja Sama Perkuat Olahraga Kampus
Anggota DPR Desak Promosi Wisata Banyumas Dioptimalkan lewat Media Sosial