Puspa Agro Jatim Luncurkan Situs Resmi untuk Digitalisasi Sewa Lahan dan Infrastruktur

- Rabu, 03 Juni 2026 | 04:15 WIB
Puspa Agro Jatim Luncurkan Situs Resmi untuk Digitalisasi Sewa Lahan dan Infrastruktur

Puspa Agro Jatim resmi meluncurkan situs web resmi sebagai langkah strategis mendorong digitalisasi bisnis dan pertumbuhan ekonomi di kawasan perdagangan seluas 50 hektar di Sidoarjo, Jawa Timur. Langkah ini diambil untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan sewa infrastruktur di kawasan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.

Direktur Utama Puspa Agro Jatim, M. Diah Agus Muslim, mengungkapkan bahwa masyarakat kini dapat melakukan pendaftaran dan penyewaan lapak, gudang, cold storage, hingga aula pertemuan secara daring dari mana pun. “Saat ini website puspaagrojatim.id milik kami sudah bisa mengakomodasi masyarakat yang ingin menyewa lapak atau stan, gudang, cold storage hingga aula pertemuan yang berada dalam kawasan Puspa Agro,” kata Agus di Sidoarjo, Selasa.

Melalui situs tersebut, calon penyewa dapat melihat secara langsung dan transparan spesifikasi lahan beserta harga sewa yang tersedia. Kawasan yang dikelola ini saat ini telah menampung lebih dari 500 penyewa. Agus menjelaskan bahwa kemudahan akses informasi dan transaksi sewa lahan merupakan bagian dari upaya perusahaan beradaptasi di era digital, sekaligus mengurangi penggunaan kertas atau paperless dalam pengisian formulir dan dokumen lainnya.

Menurutnya, situs ini juga berfungsi sebagai media komunikasi untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas. Ke depannya, platform tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi laman e-commerce. “Nantinya kami akan memfasilitasi masyarakat agar dapat membeli secara langsung melalui website. Jadi website tersebut tidak hanya menjadi jembatan antar perusahaan atau business to business (b2b) melainkan juga antara pelaku usaha yang menyewa lahan dengan pelanggan atau business to customer (b2c),” ujar Agus.

Sementara itu, Komisaris Utama Puspa Agro Jatim, Fairouz Huda, menambahkan bahwa perusahaan diharapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas melalui situs tersebut. “Dengan adanya situs ini diharapkan menjadi jalan untuk pengembangan bisnis khususnya bagi generasi muda, karena saat ini banyak pelaku usaha bidang pangan serta pelanggan dari generasi muda atau milenial dan yang lebih muda, yang menggunakan platform digital dalam bertransaksi jual beli pangan,” katanya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar