Siang itu, Rabu (15/4/2026), Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali menunjukkan kegarangannya. Dari puncaknya, semburan abu vulkanis yang pekat membubung tinggi, mengepul ke langit Maluku Utara. Ketinggiannya diperkirakan mencapai 700 meter di atas puncak, atau sekitar 1.787 meter di atas permukaan laut.
Menurut sejumlah saksi, kolom abu itu tampak kelabu dan sangat tebal. Arahnya bergerak ke timur, terbawa angin yang bertiup di kawasan itu.
Petugas Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono, secara resmi mengonfirmasi kejadian ini.
"Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Rabu, 15 April 2026, pukul 11:59 WIT tinggi kolom abu teramati ± 700 meter di atas puncak," tulisnya dalam laporan yang dirilis hari ini.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas letusan masih terus berlangsung. Memang, Dukono bukanlah gunung yang pendiam. Ia kerap bergejolak secara periodik. Namun begitu, intensitas abu pada erupsi kali ini terpantau cukup signifikan dan mengkhawatirkan.
Artikel Terkait
Fikri, Mantan Pemulung Kecil, Kini Ceria Bersekolah di Sumedang
Perempuan Diduga Curi di Toko Beras Lakukan Aksi Tak Senonoh Saat Ketahuan
MUI Gelar Halal Bihalal Nasional, Hadirkan Pimpinan TNI-Polri dan Tokoh Negara
Legenda Persib Puji Perkembangan Pesat Beckham Putra