Pemimpin Hizbullah Tolak Pertemuan AS, Sebut Upaya Melucuti Senjata

- Selasa, 14 April 2026 | 08:20 WIB
Pemimpin Hizbullah Tolak Pertemuan AS, Sebut Upaya Melucuti Senjata

Naim Qassem, pemimpin Hizbullah, dengan tegas menolak rencana pertemuan antara perwakilan Lebanon dan Israel di Amerika Serikat. Baginya, pertemuan semacam itu cuma buang-buang waktu saja.

“Upaya sia-sia,” tegasnya. Menurut Qassem, sikap ini diambil karena militer Israel justru terus menggempur Lebanon. Jadi, ngapain lagi berunding?

Pidatonya yang disiarkan televisi itu terasa panas. Dia mendesak pemerintah Lebanon untuk punya sikap heroik: menolak menghadiri pembicaraan yang dijadwalkan di Washington DC hari ini. Rencananya, duta besar kedua negara untuk AS akan bertemu untuk membuka jalan negosiasi langsung.

Namun begitu, Qassem punya pandangan lain. Dia menilai semua ini cuma taktik. Tujuannya jelas: menekan Hizbullah agar meletakkan senjata.

“Israel dengan jelas menyatakan bahwa tujuan negosiasi ini adalah untuk melucuti senjata Hizbullah, seperti yang berulang kali dinyatakan oleh Netanyahu. Jadi, bagaimana mungkin Anda pergi ke negosiasi yang tujuannya sudah jelas?” ujarnya, menyebut nama Perdana Menteri Israel itu.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar