Sebuah tabrakan fatal kembali merenggut nyawa di Jalan Raya Bojonggede-Kemang, atau yang biasa disebut Bomang. Kejadian nahas ini berlangsung di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor, melibatkan sebuah mobil pikap dan sepeda motor. Sang pengendara motor, seorang wanita berinisial D, meninggal dunia di tempat kejadian.
Kapolsek Tajurhalang, Iptu Raden Suwito, membenarkan informasi tersebut.
"Betul, TKP masuk wilayah Tajurhalang. Yang terlibat cuma pikap dan motor," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (13/4/2026).
Suasana mencekam di lokasi terekam dalam sebuah video yang beredar. Tampak sejumlah warga berkerumun. Di aspal, seorang wanita tergeletak tak bergerak di belakang sebuah pikap berwarna hitam. Tidak jauh darinya, sebuah motor matik diduga milik korban terjepit dan hancur di bagian depan kendaraan pikap itu. Rupanya benturannya sangat keras.
Menurut penjelasan Suwito, kronologi kejadiannya begini. Pikap yang dikemudikan seorang pria berinisial IN (33) itu sedang melaju dari arah Bojonggede menuju Kemang. Nah, di saat yang bersamaan, motor yang dikendarai korban D muncul dari sebuah persimpangan.
"Saat mendekati Gang Utan Malang, tiba-tiba ada pengendara motor keluar dari gang tersebut," jelas Suwito dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, "Tanpa lihat ke arah kanan dan jarak kendaraan sudah dekat, akibatnya tabrakan tidak terhindarkan."
Akibat benturan hebat itu, D mengalami luka serius. Nyawanya tak tertolong. Korban dinyatakan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit atau sesampainya di sana.
Soapa penyelesaian kasusnya? Polsek Tajurhalang telah melimpahkan penanganan lebih lanjut ke unit kecelakaan lalu lintas Satlantas Polrestro Depok. Proses penyelidikan pun kini berada di tangan mereka.
"Terkait kejadian ini kita limpahkan kasus tersebut ke laka lantas Polres Depok," pungkas Suwito.
Artikel Terkait
Ibas Soroti Potensi Ekonomi dan Tantangan Industri Kreatif di Forum Museum Nasional
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Siap Bertarung di Babak Semifinal
Wamen Dalam Negeri: Program Strategis Nasional Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Mendagri Beri Tenggat Satu Pekan untuk Pendataan Huntap Korban Bencana Sumatera