Mereka targetkan penanganan tuntas Minggu petang. Dan syukurlah, pada Minggu siang, jalan-jalan yang tertutup di kelima desa itu sudah bisa dilalui walau harus bergantian. Setidaknya, aktivitas warga nggak sampai lumpuh total.
Jalan Raya Cipanas-Ciherang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, salah satu jalur rawan terjadi pohon tumbang yang harus diwaspadai pengendara saat melintas terutama ketika hujan lebat disertai angin kencang. ANTARA/Ahmad Fikri.
BPBD pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Terutama kalau melintas di jalur utama Cianjur pada petang atau malam hari. Cuaca ekstrem rupanya masih mengintai.
"Sudah hampir satu pekan hujan deras disertai angin kencang terjadi pada petang hingga malam dengan intensitas tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya bencana," ujar Asep.
Menyikapi hal ini, mereka pun menyiagakan seluruh petugas dan 360 Relawan Tangguh Bencana (Retana). Tugasnya jelas: mengawasi, melaporkan, dan bertindak cepat jika ada bencana, termasuk jika harus mengevakuasi warga. Cuaca memang belum bisa ditebak, tapi kewaspadaan harus selalu dipasang.
Artikel Terkait
Jabar Siapkan Imunisasi Massal Campak di Tasikmalaya dan Garut April 2026
Mulai 2026, Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu Lagi Bawa KTP Pemilik Pertama
Fakultas Hukum UI Usut Dugaan Pelecehan Seksual yang Diduga Melibatkan Mahasiswa
DLH Makassar Genjot Pembenahan TPA Antang, Anggaran Jadi Tantangan Utama