Dukungan dari sektor swasta juga punya peran besar. Meliza M. Rusli, Direktur Utama Permata Bank, menjelaskan keterlibatan banknya lebih dari sekadar sponsor.
Lebih lanjut, Meliza menyebut ada inisiatif hijau yang menyertai. Melalui program ‘1 Misi Hijaukan Bumi’, total jarak yang ditempuh semua pelari akan dikonversi menjadi aksi nyata. Perhitungan emisi karbon yang terhindarkan dari sekitar 7.000 pelari itu akan diwujudkan dengan menanam hingga 5.000 pohon di Bukit Tigapuluh, Jambi. Tujuannya, membantu melindungi habitat gajah Sumatra.
Selama perayaan Adeging Mangkunegaran, Permata Bank juga menawarkan beragam promosi. Mulai dari bonus saldo awal untuk nasabah baru, keuntungan bertransaksi dengan QRIS di area kuliner Mangkunegaran MakaN-MakaN, hingga aneka permainan menarik di booth mereka.
Lalu, seberapa besar dampak riil acara ini? Ade Wahyudi, Co-Founder & COO Katadata Indonesia, mencoba menjawabnya. Berdasarkan survei yang dilakukan Katadata Insight Center, Mangkunegaran Run disebut menyuntikkan dampak ekonomi sekitar Rp40 miliar ke Kota Solo.
ungkap Ade.
Angkanya cukup signifikan. Omzet pelaku usaha lokal dilaporkan naik 103 persen, sementara jumlah pengunjung ke usaha-usaha tersebut melonjak 130 persen. Jadi, selain membangun kebersamaan, acara ini benar-benar menggerakkan roda perekonomian dan memperkenalkan Solo ke khalayak yang lebih luas.
(ASM)
Artikel Terkait
Persib Hadapi Ujian Berat dari Bali United di GBLA, Perjuangkan Puncak Klasemen
DPD Soroti Peran Strategis Perempuan Bentuk Karakter Bangsa di Era Digital
Satu Hilang Diterjang Arus Usai Kecelakaan di Jembatan Sungai Pelus Banyumas
Iran Sebut Kegagalan Perundingan dengan AS di Islamabad Wajar karena Tingginya Ketidakpercayaan