Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman Militer dan Krisis Pasokan Medis

- Minggu, 12 April 2026 | 02:45 WIB
Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman Militer dan Krisis Pasokan Medis

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stéphane Dujarric, memberikan gambaran yang lebih suram. Sejak tanggal 2 Maret lalu, konflik di Lebanon telah menelan hampir 1.900 nyawa. Korban luka-luka bahkan melampaui angka 6.000 orang.

"WHO memperingatkan bahwa beberapa rumah sakit mungkin kehabisan persediaan dalam beberapa hari karena lonjakan korban," jelas Dujarric.

Lalu ia menambahkan, dengan nada prihatin, "Persediaan untuk sekitar tiga minggu habis hanya dalam satu hari."

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar