Alhasil, dokumen itu berubah jadi senjata. Menurut Guntur, surat itu diduga dipakai Sunu buat mengendalikan dan menekan stafnya. Tujuannya sederhana: agar mereka loyal dan patuh pada setiap perintah sang bupati.
"Bagi yang tidak 'tegak lurus' kepada Bupati, maka terancam dicopot dari jabatan atau bahkan mundur sebagai ASN," ucapnya.
Jadi, suasana kerja di pemkab seketika jadi mencekam. Para pejabat seolah bekerja dengan pedang di atas kepala, takut salah langkah sedikit saja.
Artikel Terkait
Rumah Sakit Utama di Beirut Bertahan di Tengah Ancaman Militer dan Krisis Pasokan Medis
Liverpool Hentikan Tren Buruk, Kalahkan Fulham 2-0 di Anfield
Jordan Ivy-Curry Pamit dari IBL, All-Star 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Pameran Nasional Tatah 2026 Digelar di Jakarta untuk Hidupkan Kembali Seni Ukir Jepara