Jadi, selain jadi ajang olahraga dan napas spiritual, Saka Yoga Festival diharapkan bisa memperkuat branding Indonesia. Targetnya, dunia internasional melihat negeri ini sebagai tujuan utama untuk wisata kesehatan dan spiritual.
Strateginya sudah mulai terlihat. Pemerintah saat ini fokus membangun tiga wilayah jadi pilar utama: Bali, Yogyakarta, dan Solo. Tapi ambisinya tidak berhenti di sana. Ke depan, diharapkan makin banyak daerah lain yang muncul dengan keunikan lokalnya masing-masing. Bayangkan, dari Sabang sampai Merauke punya paket wellness yang khas dan autentik.
Namun begitu, dukungan pemerintah nggak cuma lewat event seremonial belaka. Ni Luh Puspa menegaskan, pengembangan industri yang konsisten di bidang kesehatan dan kebugaran juga terus didorong. Artinya, perlu ekosistem yang solid, dari hulu ke hilir, agar wellness tourism ini benar-benar hidup dan berkelanjutan. Bukan sekadar euforia sesaat.
Artikel Terkait
Kapolri Tegaskan Penerimaan Akpol 2026 Tanpa Biaya dan Kuota Khusus
Bupati Tulungagung Jadi Tersangka KPK atas Dugaan Pemerasan Pejabat
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tersangka Pemerasan dan Pengadaan Proyek
InJourney Airports Catat 38,2 Juta Penumpang di Kuartal I 2026