Dia punya harapan besar. Kegiatan di Desa Kayu Ambon ini bisa jadi pilot project, contoh bagi lembaga pendidikan Polri lain. Soalnya, menurut Midi, lembaga pendidikan juga harus bisa memberi kontribusi operasional yang langsung terasa dampaknya oleh warga, tak cuma lewat Polda atau Polres.
Kepada para Serdik yang hadir, dia menitipkan pesan yang cukup mendalam. Suatu hari nanti, ketika mereka sudah menduduki jabatan tinggi, kedekatan dengan rakyat jangan sampai terlupakan.
"Mohon doanya, beliau-beliau ini adalah calon-calon jenderal. Saya ingin mereka menjadi jenderal yang humanis, jenderal yang dekat dengan masyarakat, bukan hanya bisa menyuruh," tutur Midi.
"Dekati masyarakatmu, cintai masyarakatmu, insyaallah wilayahmu akan aman," tegasnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Kayu Ambon. Bantuan ini, katanya, diharapkan menjadi kenangan bahwa Polri tak pernah diam. Mereka selalu berupaya hadir, tepat di tengah kesulitan yang dihadapi warga sekitar.
Artikel Terkait
Polri Bekali Personel dengan Buku Saku 0% untuk Dukung Program Pengentasan Kemiskinan
Gubernur Jateng Tegaskan Stok Elpiji Cukup Enam Kali Lipat dari Normal
IHSG Melonjak 4,45%, Saham Prajogo Pangestu Jadi Primadona
Kuasa Hukum Desak Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum