Banjir bandang yang menerjang beberapa wilayah di Sumatera beberapa waktu lalu benar-benar meninggalkan duka. Di tengah situasi itu, bantuan dari berbagai pihak mulai mengalir. Salah satunya datang dari Patra Jasa Group, yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para penyintas di Aceh dan Sumatera.
Bantuan itu diterima sekitar 500 orang. Isinya beragam, mulai dari beras, air mineral, hingga obat-obatan dan pakaian. Mereka juga mendapat santunan dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya untuk bertahan.
Fadjar Djoko Santoso, selaku Pj VP Corporate Secretary Patra Jasa, mengungkapkan keprihatinan perusahaan. Menurutnya, bencana ini adalah duka bersama yang butuh solidaritas.
"Kami berupaya hadir langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, termasuk karyawan kami sendiri yang ikut terdampak. Harapannya, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan mendukung proses pemulihan," jelas Fadjar dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).
Penyaluran bantuan ini ternyata melibatkan banyak lini di dalam grup. Badan Dakwah Islam (BDI) Patra Jasa turun tangan, begitu pula anak perusahaannya seperti Mitra Tours and Travel dan Prima Armada Raya. Beberapa unit bisnis seperti Patra Parapat Hotel dan Patra Residence Palagan juga ikut serta.
Wilayah yang mendapat bantuan tersebar di beberapa titik terdampak di Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Agar prosesnya lancar, Patra Jasa Group menggandeng beberapa mitra strategis.
Mereka bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) dan BAZMA Pertamina. Perusahaan jasa pengiriman JNE juga dilibatkan. Tujuannya satu: memastikan bantuan sampai tepat sasaran dan tepat waktu.
Yang menarik, perhatian tidak hanya diberikan kepada masyarakat umum. Perusahaan ini secara khusus memfokuskan bantuan untuk para PERWIRA atau karyawannya yang rumah atau keluarganya ikut terdampak banjir. Jadi, selain bantuan material, ada juga dukungan moril yang diberikan langsung di lokasi oleh rekan-rekan mereka.
Upaya ini menunjukkan bahwa tanggap bencana tidak selalu harus dari luar. Kadang, solidaritas dari dalam lingkungan perusahaan sendiri bisa memberikan kekuatan tersendiri bagi yang terkena musibah.
Artikel Terkait
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Multinasional di Gaza
Ekonomi AS Melambat Tajam ke 1,4% di Kuartal IV-2025, Shutdown Jadi Beban Utama
Menteri Keuangan AS Sebut Penutupan Pemerintah Sebabkan Perlambatan Ekonomi Kuartal IV-2025
Meta Siapkan Smartwatch Pertama, Rencana Rilis Akhir 2026