Perempuan Hamil Laporkan Pacar dan Keluarganya ke Polisi Usai Dijambak dan Dipukul

- Rabu, 08 April 2026 | 11:55 WIB
Perempuan Hamil Laporkan Pacar dan Keluarganya ke Polisi Usai Dijambak dan Dipukul

"Saya hanya teriak 'berhenti pukuli adik saya!' berulang-ulang," katanya.

"Saat itu saya dikerubungi juga, dijambak, kemudian terjatuh. Saya jatuh terduduk, lalu dari belakang ada yang jambakin saya lagi."

Dalam kepanikan, C berteriak menyatakan bahwa dirinya sedang hamil. Tapi teriakan itu seperti angin lalu. "Setelah itu pun masih saya dijambak lagi sambil kepala saya ditoyorin bolak-balik. Jadi saya dijambak sekitar tiga kali," sambungnya pilu. Keributan mereda baru setelah warga sekitar turun tangan melerai.

Tak terima dengan perlakuan kasar itu, C dan P akhirnya melangkah ke kantor polisi. Mereka melaporkan kasus penganiayaan tersebut. Laporan C tercatat dengan nomor LP/B/4466/XI/2025/SPKT/Polres Metro Jakarta Timur/Polda Metro Jaya, dengan terlapor DN dkk. Dia juga membawa serta bukti visum atas luka-lukanya.

Sementara itu, laporan dari adiknya, P, teregistrasi dengan nomor LP/B/4465/XI/2025/SPKT/Polres Metro Jakarta Timur/Polda Metro Jaya. JHI dan kawan-kawannya jadi terlapor. P juga tak lupa melampirkan visum sebagai alat bukti. Sekarang, bola ada di pengadilan. Mereka menunggu, berharap hukum tak memihak pada kekerasan.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar