Siang itu, sekitar pukul dua setengah tiga, suasana di Desa Nambo, Klapanunggal, Bogor, mendadak tegang. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria yang dicurigai sebagai pengedar. Dari tangannya, petugas menyita ribuan butir obat-obatan terlarang.
Kapolsek Klapanunggal, Iptu Asep Saifurrohman, membenarkan penangkapan itu saat berbincang dengan awak media, Selasa (7/4/2026).
"Jajaran Polsek Klapanunggal berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras ilegal dalam jumlah besar,"
Katanya. Menurut sejumlah saksi, operasi ini berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi.
“Berbekal informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan dan pemantauan intensif di lokasi yang diduga menjadi titik transaksi,” tutur Asep. Pemantauan itu akhirnya membuahkan hasil. Seorang pria yang terlihat mencurigakan di Desa Nambo langsung menjadi sasaran.
Setelah diamankan, petugas tak menyia-nyiakan waktu. Mereka langsung melakukan penggeledahan.
"Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan ratusan butir obat keras ilegal jenis tramadol dan trihexyphenidyl yang diduga kuat akan diedarkan,"
Ungkap Kapolsek. Obat-obatan dalam jumlah fantastis itu pun diamankan sebagai barang bukti. Operasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana laporan masyarakat, bila ditindaklanjuti dengan serius, bisa memutus mata rantai peredaran narkoba. Pria yang ditangkap itu kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan di belakangnya.
Artikel Terkait
Sistem Kelistrikan Sumatra Pulih Normal, PLN Alirkan Kembali 5.579 MW ke 1.770 Jaringan
BPIP Terbitkan Pedoman Resmi Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Upacara Wajib Tatap Muka
Fraksi Gerindra Apresiasi Diplomasi Pemerintah yang Berhasil Pulangkan 9 WNI Relawan dari Tahanan Israel
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah di Perumahan Bumi Negara Lestari Serang