Baliho film 'Aku Harus Mati' yang sempat terpasang di beberapa ruas jalan Jakarta akhirnya diturunkan oleh Pemprov DKI. Aksi ini diambil setelah banyak keluhan dari warga yang merasa tidak nyaman dengan tampilannya.
Gubernur Pramono Anung menegaskan hal itu saat ditemui di Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat, Senin lalu.
"Baliho tersebut sudah kami turunkan," ujarnya. "Tapi prinsipnya, ini tidak boleh terulang kembali."
Menurut Pramono, memasang iklan yang sensitif tanpa memikirkan dampaknya bagi publik adalah tindakan yang patut dikritisi. Ia bilang, Pemprov akan berusaha mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
"Yang seperti-seperti ini hanya untuk menarik publik kemudian memasang iklan yang sensitif, dan ini berdampak bagi masyarakat. Maka ini tidak boleh terulang kembali," tegasnya.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Pastikan Stok Aman, Sementara Industri Plastik Nasional Terancam PHK
Jawa Tengah Terapkan WFH Jumat dan Penghematan Energi untuk ASN Mulai 2026
Mendagri: Inflasi Bulanan Jadi Indikator Kunci Pemulihan Daerah Bencana
Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok, Keluarga Berharap Keadilan Ditegakkan