"Tadi juga saya mengutip dari Bapak Kardinal pesan bahwa mengucapkan Selamat Paskah dan juga sekaligus juga mengajak umat untuk menjadi 'Manusia Paskah'. Manusia Paskah yang tidak hanya hari Paskah saja, namun setiap hari bisa dilaksanakan menjadi Manusia Paskah, yaitu dari kegelapan beralih menjadi terang supaya bisa menjadi terang bagi sesama," jelas Susyana.
Menurutnya, tema Paskah tahun ini cukup kuat: 'Kepedulian Kepada Keutuhan Alam Ciptaan'. Tema ini tak sekadar wacana, tetapi sebuah ajakan konkret untuk melakukan tobat ekologis.
"Dari penyebutan tadi Bapak Kardinal, bahwa bumi kita tidak baik-baik saja. Maka perlu peran aktif dari para umat untuk bisa melakukan pertobatan ekologis," imbuhnya lagi.
Pesan itu pun menggantung di udara, menyatu dengan aroma dupa dan gemanya doa. Sebuah seruan untuk menjadi terang, dimulai dari ruang sakral ini, lalu dibawa ke luar, menjawati realitas dunia yang mendesak untuk dipulihkan.
Artikel Terkait
Iduladha 2026 Diprediksi 27 Mei, Berpotensi Ciptakan Libur Panjang
Banjir Bandang di Angola Tewaskan 15 Orang dan Rendam Ribuan Rumah
Lebaran Betawi ke-18 Digelar di Lapangan Banteng April 2026
Serangan Udara Israel di Beirut Selatan Tewaskan 4 Orang, Luka 30