Kardinal Suharyo Serukan Pertobatan Ekologis dalam Misa Paskah di Katedral Jakarta

- Minggu, 05 April 2026 | 15:00 WIB
Kardinal Suharyo Serukan Pertobatan Ekologis dalam Misa Paskah di Katedral Jakarta

Menurutnya, kerusakan alam yang kita saksikan bukanlah hal yang berdiri sendiri. Itu semua berakar dari keserakahan dan hilangnya solidaritas antar manusia.

Kardinal lalu memperluas pemahaman tentang ekologi integral. Ini bukan cuma persoalan teknis seperti listrik, sampah, atau menanam pohon. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai ekosistem dunia yang utuh. Dan keserakahan, baik perorangan maupun berbangsa, adalah racun yang mengganggu peradaban.

Di sisi lain, Paskah sendiri ia gambarkan sebagai perjalanan dari kegelapan menuju titik terang. Dalam konteks tantangan dunia saat ini, ia mengajak umat untuk tak menyerah.

Misa pun berakhir. Umat beranjak keluar dengan wajah tenang, membawa serta pesan kebangkitan yang kali ini berwarna hijau sebuah seruan untuk menjaga bumi, rumah bersama.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar