Nah, siapa saja yang rentan? Jangkauannya luas. iOS versi 13 hingga 17.2.1 mencakup banyak perangkat yang mungkin belum di-update. Padahal, versi terbaru saat ini sudah mencapai iOS 26. Artinya, jika Anda tertinggal beberapa versi besar, Anda termasuk dalam kategori yang berisiko tinggi.
Untuk mengecek, buka Pengaturan > Umum > Tentang > Versi iOS. Jika angkanya berada di antara 13.0 dan 17.2.1, segera lakukan pembaruan melalui Pengaturan > Umum > Pembaruan Perangkat Lunak.
Namun begitu, ada catatan khusus untuk perangkat lawas yang tidak lagi mendukung pembaruan terbaru. Risikonya jauh lebih tinggi. MIIT menyarankan untuk mempertimbangkan penggantian perangkat, terutama jika digunakan untuk menyimpan data pribadi atau finansial yang sensitif.
Di sisi lain, kewaspadaan tetap jadi kunci utama. Meski perangkat sudah diperbarui, hindari mengklik tautan mencurigakan dari sumber tak dikenal. Aktifkan juga fitur pembaruan otomatis agar Anda tidak ketinggalan tambalan keamanan di masa depan.
Serangan dengan pola serupa dilaporkan telah menyasar pengguna di sejumlah negara, termasuk China sendiri, Malaysia, Turki, Arab Saudi, dan Ukraina. Ini menunjukkan bahwa ancamannya bersifat global, bukan insiden lokal.
Jadi, intinya sederhana: cek versi iOS Anda sekarang juga. Lakukan update. Dan tetaplah waspada. Langkah-langkah sederhana itu bisa menjadi benteng penting melindungi data dan privasi Anda dari tangan-tangan tak diundang.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Trump Soal Evakuasi Pilot AS yang Ditembak Jatuh
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 163 Unit, Fasilitas Penunjang Segera Rampung
Aturan IGRS Kominfo Picu Kekhawatiran Blokir Game dan Hambat Industri
Truk Gandeng Tabrak Pikap di Demak, Satu Orang Tewas Tertabrak