Bahkan, sebuah jet tempur canggih milik musuh juga dikatakan hancur di Iran tengah. Hingga kini, pencarian terhadap pilot yang hilang masih terus dilakukan. Kabarnya, sang pilot gagal melakukan eject dengan selamat.
Di sisi lain, Angkatan Darat Iran juga punya klaim sendiri. Mereka mengumumkan telah menembak jatuh pesawat tempur A-10 Warthog milik AS. Lokasinya di dekat Selat Hormuz, tepatnya di perairan selatan Iran. Pesawat itu, kata mereka, dilacak, dihadang, dan akhirnya jatuh ke perairan Teluk Persia.
Dengan semua pencapaian ini, nada peringatan dari IRGC terdengar semakin keras. Mereka menegaskan bahwa pertahanan udara Iran akan semakin tangguh seiring berlanjutnya perang.
"Berkat pemantauan inovatif dan tanpa henti dari para pahlawan pertahanan udara kami, langit Iran akan semakin berbahaya bagi setiap pesawat agresor," bunyi pernyataan mereka.
Klaim-klaim ini, tentu saja, masih perlu verifikasi independen. Namun yang jelas, pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan diri Iran yang tinggi dan konflik yang masih jauh dari kata usai.
Artikel Terkait
Sidibe Cetak Brace, Bhayangkara FC Kalahkan Persija 3-2 dalam Drama Injury Time
Bali United Hadapi PSBS Biak Tanpa Penonton di Kandang
Masih Ada Empat Long Weekend di Sisa 2026 Setelah Paskah
Truk TNI Angkut Siswa SD Terlibat Kecelakaan Maut di Kalideres, Satu Tewas