Di sisi lain, pelatih itu mengapresiasi totalitas skuadnya. Kondisi fisik yang belum ideal memaksa beberapa pemain tampil di luar posisi andalan. Mereka berkorban, dan itu berhasil membawa pulang tiga poin. Poin yang menurutnya sangat berharga. Pasalnya, Persita adalah tim yang produktif belakangan ini, dan kemenangan ini diraih dalam situasi mental yang cukup tertekan.
Tak lupa, ia menyampaikan salam untuk suporter. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bonek Bonita yang selalu bersama tim, baik di saat meraih hasil positif maupun buruk,” ucapnya.
Pemain yang dinobatkan sebagai terbaik dalam laga itu, Risto Mitrevski, punya pandangan senada. Menurut bek Makedonia itu, persiapan tim sudah matang. Mereka berhasil mengontrol jalannya pertandingan sejak kick-off pertama.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Risto.
Baginya, kemenangan ini seperti obat. Sebuah respons positif yang tepat setelah merasakan pahitnya kekalahan di laga sebelumnya. Bekasnya masih ada, tapi hasil ini bisa jadi pelecut semangat.
“Kuncinya adalah kerja sama tim dan sikap semua pemain. Setelah ini kami akan fokus menghadapi laga selanjutnya,” tutupnya.
Artikel Terkait
Sidibe Cetak Brace, Bhayangkara FC Kalahkan Persija 3-2 dalam Drama Injury Time
Bali United Hadapi PSBS Biak Tanpa Penonton di Kandang
Masih Ada Empat Long Weekend di Sisa 2026 Setelah Paskah
Truk TNI Angkut Siswa SD Terlibat Kecelakaan Maut di Kalideres, Satu Tewas