Suasana hajatan yang seharusnya riuh rendah tawa, berubah jadi mencekam di sebuah lokasi di Purwakarta. Pemilik hajatan, Dadang, tewas usai diduga dianiaya oleh segerombolan preman. Mereka konon meminta jatah. Saat ini, Satreskrim Polres setempat tengah memburu para pelaku.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi. Menurutnya, insiden bermula dari sebuah keributan yang kemudian memanas dan berakhir tragis.
kata Enjang kepada wartawan di Mapolsek, Sabtu malam kemarin.
Ia melanjutkan, upaya penyelidikan sudah digeber. Tim sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap tuntas perkara yang ia sebut "sangat tragis" ini. Bayangkan saja, di tengah pesta sukacita, malah berakhir dengan duka seperti ini.
Artikel Terkait
Menteri Iran Peringatkan Dampak Radioaktif Serangan ke PLTN Bushehr Ancam Ibu Kota Negara Teluk
Sampah dan Pendangkalan Parah Ancam Mata Pencaharian Nelayan di Kali Blanakan Subang
Serangan Drone Iran Picu Kebakaran di Fasilitas Energi Bahrain
Pemkot Cirebon Bongkar Bangunan Liar di Stadion Bima yang Diduga Sarang Judi dan Miras