Oleh: Makmur Hamdalah
Cirebon – Dua bangunan semi permanen di kawasan Stadion Bima akhirnya rata dengan tanah. Operasi pembongkaran yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon itu bukan tanpa alasan. Lokasi itu lama dicurigai jadi sarang aktivitas malam, mulai dari karaoke, judi, sampai jualan miras.
Memang, bangunan itu tampak dari luar cuma seperti warung atau kafe biasa. Tapi di balik itu, terselip fasilitas karaoke dan minuman keras. Menurut sejumlah saksi, keramaian di sana sudah berlangsung hampir setahun. Tak cuma itu, area gantangan burung untuk lomba kicau juga ikut ditertibkan. Rupanya, lokasi itu telah beralih fungsi jauh dari yang seharusnya.
Penertiban ini digelar untuk satu tujuan utama: mengembalikan ketertiban dan fungsi kawasan milik pemerintah. Stadion Bima harusnya jadi ruang publik yang bersih, bukan tempat hiburan yang menimbulkan masalah.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Cirebon, Muhammad Luthfy Iqbal, menjelaskan soal operasi gabungan ini.
“Hari ini kita berkolaborasi dengan BPKPD untuk melakukan eksekusi atau penertiban bangunan liar yang menempati lahan milik Pemerintah Kota,” ujarnya, Minggu (5 April 2026).
Ia menambahkan, ada dua bangunan utama yang jadi sasaran.
“Di lokasi terdapat dua bangunan, satu digunakan sebagai gantangan burung dan satu lagi berbentuk seperti kafe dengan aktivitas restoran dan tempat bernyanyi,” jelas Luthfy.
Ke depannya, operasi seperti ini akan terus dilakukan. Harapannya, Stadion Bima bisa kembali menjadi ruang terbuka hijau yang bebas dari bangunan liar. Kawasan itu harusnya jadi tempat warga berolahraga dan berkumpul, nyaman dan tertib.
Masyarakat pun berharap, setelah penertiban ini, fungsi ruang publik benar-benar pulih. Bukan cuma sekadar dibongkar, lalu dibiarkan begitu saja.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
PDIP Jatim Bagikan 485 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Miskin dan Panti Asuhan
Borneo FC Runner-Up Meski Samai Poin Persib, Regulasi Head to Head Kunci Gelar Juara
Sapi Kurban Lolos dari Ikatan, Berlari ke Jalan Raya di Ciputat Timur
Lonjakan Permintaan Golok Jelang Iduladha, Kampung Pandai Besi di Bandung Raup Berkah Musiman