Kehadiran para pejabat tinggi negara di lokasi semakin menegaskan kesedihan yang bersifat nasional. Dari jajaran TNI, hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, hingga para kepala staf angkatan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga terlihat. Dari sisi pemerintahan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, serta sejumlah wakil menteri turut mendampingi.
Sebenarnya, penghormatan untuk ketiga prajurit ini sudah lebih dulu dilakukan di tempat mereka gugur. UNIFIL menggelar upacara di Hanggar Lebanese Air Force Beirut, Kamis lalu. Upacara itu dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara.
Hadir dalam kesempatan itu Dubes RI untuk Lebanon, perwakilan dari markas besar PBB di New York, hingga unsur militer Lebanon dan kontingen internasional lainnya. Sang Force Commander, sebagai bentuk penghormatan mendalam, secara simbolis menyematkan scarf PBB pada setiap peti jenazah. Ia juga menyampaikan belasungkawa langsung kepada seluruh kontingen Indonesia yang hadir.
Kini, perjalanan pulang mereka telah sampai di tanah air. Di Bandara Soetta, prosesi terakhir di tanah air segera dimulai, mengantarkan para pahlawan perdamaian ini ke peristirahatan terakhirnya.
Artikel Terkait
Penumpang Berhak Refund Jika Maskapai Batalkan atau Ubah Jadwal Penerbangan
Banjir Rendam Pondok Hijau Ciputat, Evakuasi dengan Perahu Karet Berlanjut
Polri Kerahkan Ratusan Personel ke Papua Tengah dan Malut Usai Konflik dan Penyerangan
Gubernur Jateng Tinjau Banjir Demak, Tekankan Penanganan dari Hulu ke Hilir