Banjir Rendam Pondok Hijau Ciputat, Evakuasi dengan Perahu Karet Berlanjut

- Sabtu, 04 April 2026 | 23:40 WIB
Banjir Rendam Pondok Hijau Ciputat, Evakuasi dengan Perahu Karet Berlanjut

Genangan air masih menyelimuti kawasan Pondok Hijau di Ciputat, Tangerang Selatan. Evakuasi warga pun terus dilakukan, dengan petugas BPBD turun tangan menggunakan perahu karet.

Menurut pantauan hingga lewat pukul 23.20 WIB tadi malam, Sabtu (4/4/2026), kondisi banjir belum sepenuhnya berakhir. Padahal, kawasan itu sudah terendam sejak sore hari, sekitar pukul 17.30 WIB.

“Masih (banjir), tapi sudah mulai surut,”

kata Dana, seorang warga setempat, ketika dihubungi pada jam tersebut. Suaranya terdengar lelah namun lega.

Di sisi lain, proses evakuasi berjalan. Banyak warga yang memilih mengungsi ke rumah saudara atau kerabat di lokasi yang lebih aman. Dana mencontohkan, tetangga di depan rumahnya sendiri sudah pergi.

“Yang depan rumah kami ngungsi ke rumah saudaranya di Cinere,”

jelasnya.

Banjir ini sebenarnya sudah melanda sejak sore tadi. Hujan deras yang mengguyur sekitar waktu Magrib membuat air dengan cepat meninggi. Bahkan, ketinggiannya sempat menyentuh angka satu meter. Dana yang dihubungi lebih awal, pukul 20.15 WIB, menggambarkan situasi yang cukup parah.

“Dari Magrib pas hujan deras tadi. Di RW 9, kita punya 10 RT, semua RT kena, dari laporan Pak RW,”

ungkapnya.

Tinggi air sendiri ternyata bervariasi dari satu titik ke titik lain. Di depan rumah Dana, misalnya, genangan mencapai sekitar satu meter. Yang membuatnya khawatir adalah pola surutnya yang tak seperti biasa.

“Sekitar 1 meteran kalau di depan rumah saya. Tapi bervariasi. Kalau biasanya alurnya langsung surut, tapi kali ini agak ngambang airnya,”

tuturnya, menggambarkan betapa air terasa stagnan, enggan cepat mengalir pergi.

Malam pun berlanjut dengan kondisi waspada. Meski ada tanda-tanda surut, warga dan petugas tetap tak bisa sepenuhnya berleha-leha.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar