Di sisi lain, media-media Iran punya narasi yang sedikit berbeda. Mereka memberitakan bahwa penduduk setempat sempat menembaki helikopter AS yang sedang melakukan misi pencarian dan penyelamatan. Misi itu diluncurkan setelah jatuhnya pesawat yang diduga kuat adalah jet F-15E berkursi ganda.
William Goodhind, seorang analis citra forensik di Contested Ground, melihat ada kemiripan.
"Gambar sirip ekor pesawat yang beredar di media sosial," ujarnya, "sangat mirip dengan sirip ekor F-15E Strike Eagle, pesawat yang memang dirancang untuk dua awak."
Saat ini, Korps Garda Revolusi Iran dikabarkan masih menyisir area di barat daya Iran, dekat lokasi jatuhnya pesawat. Gubernur regional bahkan menjanjikan hadiah bagi siapa pun yang berhasil menangkap atau menetralkan pasukan musuh. Sementara itu, Pentagon dan Komando Pusat AS belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar mengenai insiden ini.
Artikel Terkait
150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T untuk Percepatan Transformasi Digital Pendidikan
Banjir Rendam 552 Rumah di Donggala, Dua Kecamatan Terdampak
Penyelundupan 202 Reptil Hidup ke Dubai Digagalkan di Soekarno-Hatta
AS dan Iran Saling Klaim Soal Nasib Jet Tempur F-15 yang Jatuh