Di sisi lain, peringatan juga datang dari Kedutaan Besar AS di Beirut. Mereka mengingatkan bahwa Iran dan sekutu-sekutunya berpotensi menargetkan universitas-universitas di Lebanon. Peringatan itu disampaikan lewat sebuah pernyataan, Sabtu (4/4/2026).
Sementara itu, di lapangan, ketegangan terus berlanjut. Militer Israel baru saja melakukan serangan baru di Beirut selatan kawasan yang dikenal sebagai benteng Hizbullah. Mereka menyasar apa yang disebut "infrastruktur teror", tak lama setelah mengeluarkan perintah evakuasi untuk daerah itu. Wilayah itu sendiri sebenarnya sudah hampir kosong, ditinggalkan penduduknya menyusul serangan berulang dan peringatan demi peringatan.
Seorang koresponden AFP di tempat mendengar suara ledakan keras. Laporan dari Kantor Berita Nasional Lebanon, media pemerintah, juga mengonfirmasi adanya penggerebekan di daerah tersebut. Suasana mencekam, sepertinya, masih jauh dari usai.
Artikel Terkait
SIM Keliling Bandung Buka di Dua Lokasi Hari Ini untuk Perpanjangan SIM
Dubes Iran Temui Megawati, Sampaikan Pesan Soal Peran PBB di Tengah Konflik
BMKG Peringatkan El Nino Godzilla, Lahan Gambut Jadi Fokus Mitigasi
IPOT Perkuat Layanan e-IPO, Fasilitasi Investor Ritel di Tengah Minat IPO yang Meningkat