Di sisi lain, upaya ini akan didukung dengan pemanfaatan aset-aset BUMN yang selama ini menganggur. Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyatakan komitmennya.
Jadi, gambaran besarnya begini. Ke depan, kota-kota besar tak hanya akan dihuni oleh rusun sederhana. Akan ada pilihan lain untuk kalangan menengah, dengan desain dan fasilitas yang lebih disesuaikan. Tentu saja, implementasinya masih perlu dilihat. Bagaimana skema subsidi dan komersial ini berjalan berdampingan tanpa menimbulkan kesenjangan baru di satu lokasi, itu yang masih jadi pekerjaan rumah.
Langkah ini setidaknya menunjukkan adanya pengakuan bahwa masalah perumahan itu berlapis. Solusinya pun harus berlapis, tidak bisa seragam. Tinggal tunggu realisasinya saja.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Trump Soal Permintaan Gencatan Senjata
Drone Ukraina Ditemukan di Danau Finlandia, Diledakkan karena Diduga Bawa Hulu Ledak
Menhan Siapkan Pembangunan 10 Batalyon dan Pangkalan Udara di Bengkulu
Presiden Korsel Sambut Prabowo, Soroti Kemitraan Strategis dan Proyek Bersama