Jakarta, 1 April 2026 – Kebutuhan rumah di kota-kota besar makin kompleks. Tak cuma soal jumlah, tapi juga variasi. Menjawab hal ini, pemerintah kini menyiapkan skema baru pembangunan hunian vertikal atau rusun yang menargetkan dua kelompok sekaligus: masyarakat berpenghasilan rendah dan kelas menengah tangguh.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengungkapkan hal itu dalam sebuah konferensi pers di Kantor BP BUMN, Rabu lalu. Menurutnya, kebijakan ini penting untuk mengakomodasi karakteristik dan kebutuhan yang berbeda dari masing-masing segmen.
Selama ini fokus pemerintah memang lebih banyak tertuju pada penyediaan rumah subsidi. Namun, tekanan dari kelompok menengah yang juga kesulitan menemukan hunian layak di lokasi strategis ternyata tak bisa diabaikan. Mereka punya selera dan kemampuan ekonomi yang berbeda.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Trump Soal Permintaan Gencatan Senjata
Drone Ukraina Ditemukan di Danau Finlandia, Diledakkan karena Diduga Bawa Hulu Ledak
Menhan Siapkan Pembangunan 10 Batalyon dan Pangkalan Udara di Bengkulu
Presiden Korsel Sambut Prabowo, Soroti Kemitraan Strategis dan Proyek Bersama