Kinerja Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 masih menyisakan catatan. John Herdman, sang pelatih, jelas punya pekerjaan rumah yang menumpuk. Salah satu yang paling mencolok? Masalah pemanfaatan bola mati.
Lihat saja laga melawan Bulgaria. Kekalahan 0-1 itu datang lewat penalti, tapi sebenarnya ada persoalan lain yang mengganggu. Sepanjang pertandingan, serangan dari tendangan bebas atau sudut nyaris tak punya gigi. Eksekusi yang dilakukan Kevin Diks dan Nathan Tjoe-A-On terasa datar. Bola-bola yang mereka layangkan seringkali jatuh di area yang salah, atau mudah ditangkap kiper. Padahal, ini peluang emas.
Yang agak disayangkan, sebenarnya skuad Garuda punya modal bagus di sektor ini. Beberapa pemain berpostur jangkung dan andal dalam duel udara siap menunggu umpan silang. Tapi tanpa umpan yang akurat, keunggulan itu jadi percuma.
Artikel Terkait
Daya Beli Masyarakat Terjaga, Penjualan Mobil Melonjak 22% Menjelang Lebaran
Serangan Rudal Iran Lukai 14 Warga dan Rusakkan Wilayah Tengah Israel
Prabowo Kagumi Profesionalisme Prajurit Korsel dalam Kunjungan Perdana
Longsor Tutup Rel, KA Ciremai Terhenti di Bandung Barat