Lalu, apa tujuan sebenarnya di balik kebijakan ini? Menurut surat edaran tersebut, WFH satu hari ini bukan sekadar memberi kenyamanan. Lebih dari itu, langkah ini didesain untuk mendorong transformasi budaya kerja ASN daerah agar lebih efektif dan efisien.
Di sisi lain, ada target yang lebih besar. Pemerintah ingin memacu akselerasi layanan digital di daerah. Caranya ya dengan mempercepat adopsi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta mendigitalkan proses birokrasi yang masih berbelit.
“Hal-hal yang berkaitan dengan working from office dan working from home, teknis pelaksanaannya, termasuk juga mengenai upaya untuk mendorong layanan digital,” tambah Tito Karnavian, menegaskan poin tersebut.
Mendagri juga mengingatkan pengalaman selama pandemi. Saat itu, SPBE ternyata bisa diimplementasikan dengan cukup baik oleh banyak Pemda. Pengalaman itu yang kini coba diambil dan dioptimalkan. Harapannya jelas: kebijakan WFH ini bukan malah bikin kinerja turun, tapi justru mendongkrak produktivitas dan inovasi pelayanan ASN daerah ke depannya.
Artikel Terkait
DPR Optimistis Kapal Pertamina di Selat Hormuz Segera Dilepaskan Iran
Politisi PDIP Ragukan Efektivitas WFH ASN Setiap Jumat
Gubernur DKI Tegaskan WFH Jumat Tak Berlaku untuk Pejabat dan Layanan Publik
ASN Pemda Dapat Opsi WFH Setiap Jumat Mulai April 2026