Anggota DPR Desak Kementerian Kehutanan Tingkatkan Antisipasi Karhutla Jelang Kemarau Panjang 2026

- Rabu, 01 April 2026 | 09:30 WIB
Anggota DPR Desak Kementerian Kehutanan Tingkatkan Antisipasi Karhutla Jelang Kemarau Panjang 2026

"Ini kombinasi sangat berbahaya. Kemarau datang lebih cepat, lebih kering, dan lebih panjang," katanya.

"Data BMKG harus jadi alarm serius bagi kita semua. Jangan sampai kita kecolongan seperti tahun-tahun sebelumnya," imbuh politisi itu.

Rajiv juga menekankan, akar masalahnya tidak melulu pada cuaca. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar masih jadi penyumbang utama bencana asap ini. Setiap musim kemarau tiba, pola peningkatan titik panas di Sumatera dan Kalimantan selalu terulang.

Oleh karena itu, langkah antisipasi harus diperketat. Deteksi dini hotspot harus optimal, patroli terpadu di wilayah rawan ditingkatkan. Jangan lupa, kesiapan sarana pemadaman sejak dini dan pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan juga kunci.

"Kalau titik api bisa diketahui sejak awal, penanganannya jauh lebih mudah," pungkasnya.

Biaya pun, tentu saja, akan lebih hemat dibandingkan jika api sudah membesar dan meluas tak terkendali.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar